Pages

Tampilkan postingan dengan label telanjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telanjang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2010

Gara-gara Foto Telanjang, Bu Guru Minum Racun


Seorang guru muda asa Inggris yang bekerja di Timur Tengah ditemukan tewas setelah mantan pacarnya mengunggah foto telanjang dirinya di Facebook. Emma Jones (24), guru muda yang bekerja di sekolah internasional di Abu Dhabi tersebut, takut dirinya bakal dipenjara di negara Muslim lantaran foto itu.

Karena ketakutan, ia lantas minum cairan pembersih beracun sesaat sebelum berangkat kembali ke Inggris.

Dalam sidang kemarin, ibu Jones, Louise Rowland mengatakan, putrinya tertekan setelah pacarnya, Jamie Brayley mengunggah foto-foto dirinya di internet.

"Dia meletakkan memory stick di komputer kemudian menyalin beberapa gambar tidak senonoh Emma," kata Rowland.

"Dia kemudian menempatkan foto-foto itu di Facebook. Karena foto itulah dia dituduh prostitusi oleh seorang pria di sekolahnya."

Sekadar diketahui Jones adalah seorang lulusan Universitas Greenwich. Ia pernah bekerja di sekolah internasional di Abu Dhabi sejak 2008. Di sana ia mengajar anak-anak usia delapan tahun.

Dalam persidangan, seorang pria bernama George yang bekerja di departemen IT di sekolah JOnes mengaku telah melihat foto-foto itu, namun ia takut ia akan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Rowland mengatakan Emma memberitahu dirinya bahwa ia takut ia akan dipenjara di negara Arab di mana hukum berlaku ketat.

"Dia menangis, hatinya hancur."

"Aku memintanya agar pulang."

Tapi Emma memberitahu ibunya bila dirinya tidak bisa meninggalkan negara itu, karena dia akan dipenjara. Moshki (29) seroang guru asal Iran, kemudian menemukan Jones ambruk di apartemen mereka. Ia memanggil ambulans, tapi petugas medis gagal menyelamatkannya.

Dalam saku celannya, ditemukan paspor seolah menunjukkan ia siap berangkat. Demikian pula dengan pakaian yang sudah ditata rapi.

Lantas bagaimana dengan tanggungjawab pacarnya ? yang jelas, Brayley membantah telah menyebarkan foto-foto itu. Dia mengakui telah menggunakan komputer Jones tapi menyangkal pernah mengunduh foto-foto pribadi-nya.

"Emma tidak pernah meminta saya membuat gambar tidak senonoh. Dia bukan tipe wanita seperti itu. "

Ahli medis bagian jantung, Thomas Atherton mengatakan, tidak percaya bahwa Brayley yang harus disalahkan untuk kematian Jones. Ia tidak bisa memastikan bahwa Jones melakukan bunuh diri.

Dia mengatakan, mungkin saja Jones minum secara tidak sengaja cairan pembersih itu dari wadahnya karena tidak ada label dan mengira cairan itu air.

"Untuk alasan apa Emma menyatakan kekhawatiran dia akan segera ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara."

"Dia menyetujui tindakan terbaik adalah meninggalkan Abu Dhabi dan kembali ke Inggris. Pakaiannya keluar dan paspornya ada di saku. Itu jelas bukan seseorang yang sedang memikirkan bunuh diri. "

Rabu, 24 Februari 2010

Telanjang Bulat Setelah Wisuda, Siapa Takut

KursiTerbalik.com - Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak mengatakan, reformasi pendidikan merupakan salah satu agenda utama negara tahun ini.

Ia berjanji untuk selalu hadir dalam setiap pertemuan bulanan, yang diadakan untuk mengubah sistem pendidikan masyarakat.

"Reformasi pendidikan salah satu agenda utama pemerintah kita tahun ini," kata Lee dalam pidato lewat radio dua kali seminggu.

"Pemerintah akan mengagendakan pertemuan setiap bulan untuk meninjau kebijakan mengenai kurikulum pendidikan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan budi pekerti siswa. Diharapkan dalam waktu dekat orangtua dan guru akan langsung merasakan perubahan yang nyata," kata Lee.

Lee mengumumkan kebijakan tersebut setelah menyaksikan puluhan gambar telanjang para remaja yang merayakan wisuda mereka.

Gambar telanjang para remaja yang berpesta telanjang ini muncul di ranah internet dan mengejutkan para orangtua maupun guru.

Berbagai komentar negatif terhadap ulah para remaja bermunculan.

"Mereka telah menodai adat istiadat, kebudayaan dan keramahan bangsa ini. Namun masalah yang mendasar adalah bagaimana menyadarkan para siswa tentang arti sebuah pendidikan," kata Lee.

Pekan lalu, Lee menyebut masalah tersebut sebagai gegar budaya yang melanda remaja adalah masalah dan penyakit serius yang harus segera diberantas.

"Kita harus mulai melakukan pendekatan terhadap para remaja lewat arti pentingnya budaya dan adat istiadat dan menanamkannya dalam pikiran mereka," kata Lee.

sumber : kompas.com