Pages

Tampilkan postingan dengan label facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label facebook. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 April 2010

Jerman Minta Facebook Stop Rencana Sebar Data

KursiTerbalik.com - Ilse Aigner, Menteri perlindungan konsumen Jerman menyatakan kekhawatirannya seputar kebijakan privasi Facebook. Untuk itu ia menuliskan surat terbuka pada perusahaan pembuat situs jejaring sosial tersebut.

Aigner khawatir tentang pengumuman yang dilakukan Facebook baru-baru ini bahwa mereka akan melakukan perubahan dan memungkinkan situs itu membagi informasi pribadi dengan situs pihak ketiga yang ‘disetujui’ sebelumnya. Padahal, dari survey yang dilakukan Sophos, perusahaan spesialis pengamanan, 95 persen pengguna tidak menyetujui perubahan setting privasi yang akan dilakukan Facebook.

Penyebaran informasi ini memicu kekhawatiran pula di seluruh dunia maya. Dan melihat kenyataan bahwa perwakilan pemerintah sudah menyoroti permasalahan tersebut, tentunya Mark Zuckerberg perlu mempertimbangkan kembali rencananya.

“Saya sangat terkejut saat mengetahui bahwa, meskipun sudah banyak kritik dan kekhawatiran dari aktivis pengguna, Facebook masih akan mengendurkan peraturan keamanan data di jaringan mereka lebih lanjut,” kata Aigner, seperti VIVAnews kutip dari AllFacebook, 10 April 2010.

“Jejaring sosial seperti Facebook menghubungkan jutaan pengguna di seluruh dunia, dan ini merupakan alasan pentingnya melindungi privasi pengguna,” ucap Aigner.

Facebook sendiri sudah menyiapkan pembelaan. Mereka menyatakan bahwa pengguna bisa memilih untuk tidak membagikan data mereka. Meski demikian, secara default, data pengguna akan bisa diakses oleh situs pihak ketiga. Kecuali kalau pengguna menyadari hal ini dan mengubah setting privasi mereka.

Tanpa bermaksud bercanda, Aigner sendiri mengancam akan menutup akun Facebook pribadinya jika situs jejaring sosial itu tetap melangsungkan perubahan. Sayangnya, banyak pengguna di luar sana yang sudah mencoba berhenti berinteraksi di Facebook, namun gagal.

sumber : vivanews.com

Jumat, 26 Februari 2010

Gara-gara Foto Telanjang, Bu Guru Minum Racun


Seorang guru muda asa Inggris yang bekerja di Timur Tengah ditemukan tewas setelah mantan pacarnya mengunggah foto telanjang dirinya di Facebook. Emma Jones (24), guru muda yang bekerja di sekolah internasional di Abu Dhabi tersebut, takut dirinya bakal dipenjara di negara Muslim lantaran foto itu.

Karena ketakutan, ia lantas minum cairan pembersih beracun sesaat sebelum berangkat kembali ke Inggris.

Dalam sidang kemarin, ibu Jones, Louise Rowland mengatakan, putrinya tertekan setelah pacarnya, Jamie Brayley mengunggah foto-foto dirinya di internet.

"Dia meletakkan memory stick di komputer kemudian menyalin beberapa gambar tidak senonoh Emma," kata Rowland.

"Dia kemudian menempatkan foto-foto itu di Facebook. Karena foto itulah dia dituduh prostitusi oleh seorang pria di sekolahnya."

Sekadar diketahui Jones adalah seorang lulusan Universitas Greenwich. Ia pernah bekerja di sekolah internasional di Abu Dhabi sejak 2008. Di sana ia mengajar anak-anak usia delapan tahun.

Dalam persidangan, seorang pria bernama George yang bekerja di departemen IT di sekolah JOnes mengaku telah melihat foto-foto itu, namun ia takut ia akan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Rowland mengatakan Emma memberitahu dirinya bahwa ia takut ia akan dipenjara di negara Arab di mana hukum berlaku ketat.

"Dia menangis, hatinya hancur."

"Aku memintanya agar pulang."

Tapi Emma memberitahu ibunya bila dirinya tidak bisa meninggalkan negara itu, karena dia akan dipenjara. Moshki (29) seroang guru asal Iran, kemudian menemukan Jones ambruk di apartemen mereka. Ia memanggil ambulans, tapi petugas medis gagal menyelamatkannya.

Dalam saku celannya, ditemukan paspor seolah menunjukkan ia siap berangkat. Demikian pula dengan pakaian yang sudah ditata rapi.

Lantas bagaimana dengan tanggungjawab pacarnya ? yang jelas, Brayley membantah telah menyebarkan foto-foto itu. Dia mengakui telah menggunakan komputer Jones tapi menyangkal pernah mengunduh foto-foto pribadi-nya.

"Emma tidak pernah meminta saya membuat gambar tidak senonoh. Dia bukan tipe wanita seperti itu. "

Ahli medis bagian jantung, Thomas Atherton mengatakan, tidak percaya bahwa Brayley yang harus disalahkan untuk kematian Jones. Ia tidak bisa memastikan bahwa Jones melakukan bunuh diri.

Dia mengatakan, mungkin saja Jones minum secara tidak sengaja cairan pembersih itu dari wadahnya karena tidak ada label dan mengira cairan itu air.

"Untuk alasan apa Emma menyatakan kekhawatiran dia akan segera ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara."

"Dia menyetujui tindakan terbaik adalah meninggalkan Abu Dhabi dan kembali ke Inggris. Pakaiannya keluar dan paspornya ada di saku. Itu jelas bukan seseorang yang sedang memikirkan bunuh diri. "