Pages

Tampilkan postingan dengan label blackberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blackberry. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Maret 2010

Dicari, Pengembang Java untuk BlackBerry


KursiTerbalik.com - Ternyata masih sangat sedikit programer di dunia yang mampu mengembangkan aplikasi Java untuk perangkat BlackBerry. Ini kesempatan bagi developer Indonesia.

"Sangat sulit cari pengembang Java untuk mobile. Sangat sedikit sekali," ungkap Kemal Arsjad, CEO Better-B di sela penandatanganan nota kesepakatan dengan Seamolec di Universitas Terbuka, Tangerang, Selasa (9/3/2010).

Better-B sendiri merupakan perusahaan pengembang aplikasi untuk BlackBerry yang telah menjadi anggota aliansi terdaftar dan diakui oleh Research in Motion (RIM) selaku vendor dan pemilik lisensi penyediaan layanan di perangkat multimedia tersebut.

"Kalau saat ini ada lima orang yang bisa (mengembangkan aplikasi Java untuk BlackBerry) semua saya ambil," kata Kemal kepada detikINET.

Itu sebabnya, Better-B yang saat ini dikenal sebagai pengembang aplikasi on device portal untuk XL Mall dan Kaskus, bersedia untuk bekerja sama dengan Seamolec (South East Asean Minister of Education Organization Regional Open Learning Center).

Tujuannya tentu saja, selain untuk sharing ilmu pengetahuan tentang bisnis aplikasi konten di ponsel, juga untuk mencari bakat yang bisa diajak untuk membantu Better-B mengembangkan bisnis usaha yang tengah dikembangkannya.

Seamolec sendiri merupakan organisasi nirlaba semacam corporate social responsibility (CSR) yang dibentuk Sun Microsystems untuk mengembangkan sektor pendidikan terbuka dan jarak jauh di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Salah satu program yang ada di Seamolec adalah JENI Asean Research Center (JARC).

JENI atau Java Education Network Indonesia merupakan kumpulan pembelajaran (modul on-line) yang siap dipelajari dan dikembangkan oleh para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dididik oleh Seamolec di kampus terbuka untuk umum ini.

"Kami harap kerjasama dengan JENI, bisa membantu untuk menumbuhkan minat siswa mengembangkan industri mobile sekaligus mendistribusikan aplikasinya secara worldwide melalui akses yang kami miliki lewat RIM dan BlackBerry," tandas Kemal.

Menurut Gatot Hari Priowirjanto, Direktur Seamolec, kerjasama ini sinergis dengan program pendidikan yang diterapkannya. "Ini bentuk sinergi bersama antara pengembangan bisnis dan dunia pendidikan," tandasnya.

sumber : detikinet.com

Minggu, 21 Februari 2010

iPhone Masih Kalah Bersaing dengan BlackBerry

KursiTerbalik.com - Jumlah pengguna iPhone, smartphone buatan Apple, di Indonesia mengalami peningkatan yang pesat. Sejak diluncurkan setahun lalu, puluhan ribu pengguna layanan seluler memilih perangkat tersebut.

"Sekitar 30.000-an yang sudah pakai sejak peluncuran pertama Maret 2009 lalu," ujar Gideon Edie Purnomo, VP Channel Management Telkomsel saat jumpa pers peluncuran iPhone 3GS di Jakarta, Jumat (19/2/2010).

Untuk iPhone 3GS, Telkomsel telah menyiapkan 5000 unit pada tahap awal untuk satu bulan pertama. Gideon enggan menyebut berapa target penjualannya, namun hanya mengatakan siap menambah berapa pun jika kurang dan akan melakukan evaluasi setiap bulan.

Gideon mengakui, jumlah pengguna iPhone memang tak sebesar BlackBerry yang kini sudah mencapai hampir 200.000 pengguna di Telkomsel. Meski demikian, ia mengatakan animo masyarakat terhadap iPhone cukup bagus. Karenanya, Telkomsel pun terus mendukung pengembangan konten aplikasi yang menjadi kekuatan iPhone.

Sebelum meluncurkan iPhone untuk pertama kali Maret lalu, Telkomsel sempat berharap iPhone bisa melebihi BlackBerry. Saat itu jumlah pengguna BlackBerry telah mencapai sekitar 50.000. Namun, BlackBerry mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi jauh meninggalkan iPhone setahun terakhir.

sumber : kompas.com