Pages

Tampilkan postingan dengan label aids. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aids. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Maret 2010

Virus AIDS Bersembunyi di Sumsum Tulang

KursiTerbalik.com - Virus penyebab AIDS ternyata bisa bersembunyi di dalam sumsum tulang sehingga tidak bisa dicapai obat-obatan yang masuk ke tubuh.

Akibatnya, virus AIDS sewaktu-waktu akan bisa muncul kembali. Tim peneliti yang dipimpin Dr Kathleen Collins dari University of Michigan melaporkan hasil penelitian ini di jurnal Nature Medicine edisi pekan ini.

Hasil penelitian itu juga menyebutkan, virus HIV juga bisa masuk ke sel-sel sumsum tulang yang pada akhirnya nanti dikhawatirkan akan masuk ke sel-sel darah. Ketika masuk ke sel-sel sumsum tulang, virus itu menjadi tidak aktif.

Akan tetapi, begitu masuk ke sel-sel darah, virus itu bisa aktif kembali dan justru bisa membunuh sel-sel darah yang baru dan berpindah merusak sel-sel yang lain. ”Selama ini obat bisa mengurangi jumlah kematian akibat AIDS, tetapi pasien harus pakai obat sepanjang hidupnya. Jika terapi obat dihentikan, virus bisa kembali muncul. Masih banyak tempat persembunyian yang harus diteliti,” kata Collins.

Pada penelitian-penelitian sebelumnya ditemukan virus HIV terbukti kerap bersembunyi di sel-sel darah yang disebut macrophages. Jika sumber-sumber infeksi bisa diketahui lebih rinci, pasien AIDS bisa segera menghentikan konsumsi obatnya setelah infeksinya terobati.

sumber : kompas.com

Minggu, 21 Februari 2010

Awas 10% PSK Dolly Positiv HIV



KursiTerbalik.com - Surabaya - Pekerja Seks Komersial (PSK) yang ada di Lokalisasi Dolly yang terinfeksi penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) terdeteksi sebanyak 142 orang. Jumlah ini diperkirakan masih lebih banyak lagi di masa mendatang.

Perkiraan ini didapatkan karena masih banyak PSK yang belum terdeteksi tertular atau
tidak. Pasalnya para PSK ini masih enggan memeriksakan diri.

"Oleh karena itu kami juga memberikan penyuluhan agar PSK mau memeriksakan diri ke
Puskesmas terdekat secara berkala," kata Sri Hariyani Murti, petugas Dinas Kesehatan
Provinsi Jatim kepada detiksurabaya.com di sela-sela pembagian kondom dan obat
gratis di Wisma Tampomas, Jalan Dolly, Selasa (1/12/2009).

Angka ini tergolong mengkhawatirkan karena sebesar 10 persen dari jumlah PSK
di Lokalisasi Dolly dan Jarak. Saat ini jumlah PSK di lokalisasi terbesar di Indonesia
itu sebanyak 1400 orang.

"Jumlahnya memang cukup besar. Kami terus berupaya agar penyakit ini tidak terus
tumbuh di lokalisasi ini," tuturnya.

Yuni (nama samaran), salah seorang PSK mengatakan bahwa dirinya sudah mulai memeriksakan diri ke puskesmas untuk mengetahui tertular HIV/AIDS atau tidak. Hal
itu disadarinya karena sebagai orang yang rawan terjangkit penyakit yang mematikan itu.

"Saya sudah rutin periksa. Saya tidak ingin tertular penyakit itu," ungkap perempuan
berambut sebahu itu.