Pages

Selasa, 09 Februari 2010

seorang Ayah mengintimidasi Anaknya dengan penyiksaan ala CIA



KURSITERBALIK.COM Joshua Tabor, seorang tentara sekaligus seorang ayah mengaku kepada polisi yang memeriksanya bahwa dia menggunakan teknik penyiksaan ala CIA kepada seorang putrinya yang baru berumur 4 tahun dengan alasan yang sangat sepele, anak itu tidak mampu melafalkan alfabet dengan benar.

saat anaknya memberontak dan menggeliat untuk melepaskan diri dari cengkeraman sang ayah, demikian juga sang Ayah justru makin kuat mencengkeram anaknya dan memasukkan seluruh wajah sang anak dalam air antara 3-4 kali.

Tabor, 27 yang sebenarnya baru saja memenangkan kasus perwalian putrinya itu 4 minggu sebelumnya mengatakan kepada penyidik, bahwa dia melakukan hal itu karena dia tau bahwa putrinya tersebut memiliki ketakutan tersendiri terhadap air.

Tabor, seorang tentara di McChord Lewis-pangkalan di Tacoma, Washington, ditangkap setelah terlihat berjalan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya dengan mengenakan helm Kevlar militer dan mengancam untuk memecahkan jendela seorang warga di sana.

polisi mengetahui kasus penyiksaan ini setelah mereka datang ke rumahnya di pinggiran kota Tacoma Yelm dan berbicara dengan pacarnya.

Dia menceritakan kepada polisi tentang kasus penyiksaan tersebut dan dia berkata bahwa dia menemukan anak perempuan Talbot dalam keadaan ketakutan saat sang anak bersembunyi di lemari, dengan memar dan luka bekas guratan di leher dan punggungnya.

setelah ditanya bagaimana ini bisa terjadi, dan anak itu menjawab "Ayah, yang melakukannya."

Selama interogasi oleh polisi, Tabor diduga mencengkeram putrinya, meletakkan di meja dapur dan membenamkan wajahnya ke dalam semangkuk air.

Sersan Rob Carlson mengatakan hukuman itu dilakukan karena gadis itu tidak mampu melafalkan alfabet.

sungguh keterlaluan.

Minggu, 07 Februari 2010

Selami Dasar Samudera Pakai Google Earth

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Pengguna Google Earth kini dapat "menjelajahi" dasar samudera di depan layar berkat tambahan fitur di layanan tersebut. Google telah merilis plugin baru agar peta penjelajahan dasar samudera bisa disaksikan lewat aplikasi itu.

Ada tujuh tema penjelajahan dasar samudera yang disediakan di Google Earth saat ini. Bagi para pengunjung Google Earth yang menggemari kehidupan bawah laut, mereka kini dimanjakan dengan tur yang dilengkapi narasi oseanografer ternama National Geographic, Sylvia Earle.

Mereka juga dimanjakan dengan koleksi video tentang keunikan alam sekitar dan kehidupan binatang laut, seperti paus bongkok dan gurita. Berbagai foto dan video kehidupan bawah laut itu disumbangkan para fotografer, naturalis, lembaga pemerintah dan non-pemerintah.

Selain itu, juga tersedia penjelajahan untuk melihat hasil-hasil penelitian dasar laut persembahan MOnterey Bay Aquarium Research Institute. Google Earth juga menyediakan peta kapal-kapal yang karam di berbagai belahan dunia, tempat-tempat penyelaman yang menarik, tempat berselancar, serta gunung-gunung bawah laut.


sumber: kompas.com

Program Insentif bagi Inovator Muda Digelar

JAKARTA, KOMPAS.com - Inovasi tidak hanya dihasilkan dari lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Masyarakat umum juga dapat menemukan karya teknologi walau dalam kategori sederhana. Meski begitu kreasi mereka berguna untuk memecahkan masalah dan bernilai ekonomis.

Untuk lebih mendorong upaya inovasi di kalangan masyarakat, Kementerian Riset dan Teknologi (KRT), mulai tahun ini menggelar program insentif bagi inovator muda untuk memberdayakan masyarakat, terutama di daerah. Ia yakin banyak kaum muda di daerah yang memiliki ide kreatif untuk menciptakan suatu produk yang berguna bagi usaha kecil di masyarakat menengah ke bawah.

Program insentif bagi inovator ini berlangsung selama lima tahun. Pada periode pertama, jelas Staf Khusus Menteri Bidang Riset dan Kerjasama Warsito P Taruno, Jumat (5/2/2010), disediakan dana sebesar Rp 5 miliar untuk dua tahun. Insentif akan diberikan bagi usulan kegiatan inovasi oleh masyarakat yang lolos seleksi dan memiliki status hukum antara lain berbentuk Yayasan.

Dalam hal ini akan dibentuk tim panelis untuk menilai proposal yang masuk. Mereka juga akan mengevaluasi program yang dilaksanakan pada akhir tahun pertama, untuk menilai kemungkinan kelanjutan kegiatan tersebut.

Progam insentif ini dibagi dua kategori yaitu yang berskala kecil dengan nilai anggaran sekitar Rp 50 hingga Rp 100 juta, yaitu untuk kegiatan pendampingan masyarakat untuk meningkatkan produksinya berbasis karya inovasi yang diperkenalkan. Sedangkan bagi pendirian Usaha Kecil dan Menengah berbasis inovasi teknologi akan mendapat insentif sekitar Rp 350 juta.


sumber : kompas.com

Pengembangan Jet Tempur F-35 Diteruskan

WASHINGTON, KOMPAS.com — Program pengadaan pesawat jet tempur canggih dan berbiaya lebih murah, F-35, tetap diteruskan. Dalam prosesnya ternyata pesawat yang diproduksi Lockheed Martin itu tidak semurah seperti yang direncanakan. Waktu pembuatannya juga molor dari jadwal yang direncanakan.

Menteri Pertahanan AS Robert Gates, Rabu (3/2/2010), menegaskan komitmen pelanjutan program pengadaan pesawat tempur gabungan F-35 itu. Adapun perusahaan Boeing berusaha memanfaatkan sejumlah kelemahan program F-35. Boeing menawarkan perpanjangan kontrak pengadaan pesawat tempur F/A-18.

Untuk menggerakkan kembali program F-35 sesuai yang direncanakan, Gates memecat seorang jenderal yang menjabat senior manajer program F-35. Bonus sebesar 614 juta dollar AS yang dijanjikan kepada para petinggi Lockheed Martin juga dibatalkan karena buruknya kinerja program F-35.

Keputusan itu mempermalukan para pejabat Lockheed Martin, kontraktor militer terbesar AS. Meski demikian, para pejabat Pentagon mengatakan, mereka ingin memastikan program itu tidak mati. Hal ini pernah terjadi pada program persenjataan lainnya yang kemudian rontok di tengah jalan.

2.400 pesawat


Harian AS The New York Times menyebutkan, Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Marinir AS berencana membeli lebih dari 2.400 pesawat F-35.

Akan tetapi, keterlambatan dalam produksi bisa membuat mereka harus menghabiskan miliaran dollar AS untuk membeli pesawat tempur lain yang kurang mutakhir. Hal ini sekaligus bisa mengurangi jumlah pesanan untuk F-35, pesawat generasi kelima dengan sebuah kursi.

F-35 diproyeksikan akan menggantikan pesawat tempur F-16 dan pesawat-pesawat tempur lainnya yang sudah tua. Lockheed Martin sebenarnya telah memproduksi model F-35, tetapi baru dua persen dari program uji terbang yang telah dilakukan.

Pada hari Selasa, F-35 kelima menjalani uji terbang untuk kali pertama. Selain dibuat untuk model lepas landas secara horizontal (konvensional), F-35 juga dibuat untuk model lepas landas dengan landasan pacu yang pendek dan model pendaratan vertikal.

Kongres AS kerap mempertanyakan program F-35. Gates dan Kepala Staf Angkatan Laut yang juga Kepala Staf Gabungan Admiral Mike Mullen mengakui program F-35 bermasalah. Namun, dengan upaya restrukturisasi yang dipimpin Pentagon, program F-35 itu diyakini bisa berjalan lancar.

Mullen mengatakan, Pentagon akan memulai pelatihan F-35 pada 2011. Harga sebuah pesawat F-35 sekitar 122 juta dollar AS, jauh lebih murah dari pesawat tempur canggih F-22 yang berharga 350 juta dollar AS. Sampai saat ini, hanya 187 unit F-22 yang sudah diproduksi.

Menurut situs Lockheedmartin.com, F-35 dirancang sebagai pesawat tempur yang lebih lincah saat mendarat dan lepas landas dengan kecepatan melebihi kecepatan suara dan susah dideteksi musuh. Pesawat juga dirancang untuk bisa lebih dekat ke sasaran dan bisa menerjang multisasaran dalam sekali pukul.

sumber : kompas.com

Wimax Sudah Bisa Dinikmati?

BANDUNG, KOMPAS.com - Penggiat teknologi komunikasi dan pengguna jasa internet pada umumnya, tentu penasaran dengan kemunculan teknologi broadband wireless access Wimax. Nah, konon Wimax kini sudah mulai bisa digunakan secara terbatas.

Teknologi Wimax bagi sebagian masyarakat mungkin sudah tidak lagi asing, karena sering disebut-sebut. Pemerintah dan industri saat ini masih sibuk membuat aturan main, termasuk pembagian kanal frekuensi. Meskipun belum resmi dioperasikan, bagi kalangan tertentu, Wimax sudah bisa dicicipi.

Seperti diungkap pakar teknologi informasi Onno W Purbo dalam seminar tentang Wimax di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, Sabtu (6/2/2010). Anggota Orari (Organisasi Amatir Radio Indonesia) bisa menikmati teknologi komunikasi tercanggih ini.

"Hari ini Wimax sudah dipakai, yaitu oleh operator. Juga, Orari. Anggota Orari boleh pakai kanal ini selama belum ada operator yang menggunakannya," tutur Onno.

"Kalau operator kan harus bayar Rp 100 miliar ke pemerintah untuk operasikan Wimax. Nah, enaknya, di Orari cukup bayar Rp 50 ribu per tahun untuk keanggotaan saja. Siapa yang tertarik?" ucapnya membuat peserta yang mayoritas mahasiswa ini kian penasaran dengan keunggulan Wimax.

Dalam kesempatan ini, panitia juga mengundang PT Hariff Daya Tunggal Engineering sebagai salah satu vendor Wimax di tanah air untuk melakukan demo cara kerja Wimax. Dalam demo ini, Hariff menjelaskan tahapan mulai dari pemasangan CPE (costumer premise equipm ent) yang berbentuk kotak putih ukuran sekitar 20 x 20 cm, melakukan setting konfigurasi Wimax dengan virtual LAN, hingga cara mengarahkan CPE ke base station.

Namun, tidak seperti yang digadang-gadang sebelumnya bahwa bandwith Wimax ini bisa mencapai lebih dari 50 mega bit per second, menurut Onno, realisasinya mungkin hanya sepersepuluhnya. " Mungkin hanya sekitar 7 mbps. Karena, channel yang sudah dibatasi pemerintah itu harus dibagi-bagi lagi," tuturnya.